Kesibukan Adam Lambert menjadi vokalis untuk band legendaris Queen memang patut dibanggakan oleh para fans. Tapi mereka juga merasa resah jika sang idola menelantarkan proyek album solonya. Meski begitu, Adam meyakinkan jika kesibukannya bersama Queen sama sekali tidak mempengaruhi karir solonya.

Adam membantu Queen semenjak tahun 2011 lalu, besama dengan para member yang tersisa, Brian May dan Roger Taylor, menghibur para fans di berbagai sudut dunia. Dan Adam belum merilis album lagi semenjak “The Original High” yang dirilis di tahun 2015 lalu.

Tidak heran jika fans cemas ia terlena bersam Queen dan melupakan album barunya. Kini, saat diwawancarai oleh Schon! Magazine, ia memberi jaminan jika kolaborasinya bersama Queen tidak akan menghalangi aksi solonya.

View this post on Instagram

[email protected] is a modern-day polymath. We catch up with the star to discuss his forthcoming fourth album, full circle experiences, hiatuses and the power of politics. schonmagazine.com/interview-adam-lambert/ photography. @duggangram fashion. @Anna_Schilling @therexagency talent. @adamlambert hair. @dustinnbakerr production. @villaniproductions words. @sara_delg #SchonMagazine #AdamLambert #fashion #interview #menswear #onlineexclusive #singer #Queen #photooftheday #music #fashioneditorial

A post shared by Schön! Magazine (@schonmagazine) on

“Aku rasa mereka tidak akan saling bersaing,” kata Adam tentang karir solo dan kolaborasinya bersama Queen. “Aku rasa sebenarnya mereka malah saling bersanding dengan baik,” tegasnya. Menurutnya kolaborasi bersama Queen hanya menyita sebagian kecil waktunya saja sehingga ia masih punya banyak waktu lain untuk karir solonya.

Untungnya, fans tidak perlu menunggu lebih lama lagi karena saat ini ia sedang sibuk memberi sentuhan akhir untuk album keempatnya yang saat ini belum diketahui apa judulnya. Adam mengungkap jika di album tersebut nantinya ia akan mengeksplorasi sound serta konsep baru.